Penatalaksanaan Hemangioma Kavernosa Laring

Vicky Eko, Rokhaeni rokhaeni

Abstract


Latar belakang: Hemangioma merupakan proliferasi dari pembuluh darah yang tidak normal dan dapat terjadi pada setiap jaringan pembuluh darah. Adanya massa di laring harus dibedakan sebagai suatu proses inflamasi, atau massa tumor seperti polip laring, karsinoma laring, atau hemangioma. Tujuan: Untuk mengetahui hemangioma kavernosa laring dan penatalaksanaannya. Laporan kasus: Pasien laki-laki, 45 tahun dengan keluhan suara serak yang terus-menerus sejak 1 tahun sebelum masuk rumah sakit. Keluhan serak makin lama makin berat dan dirasakan sangat parah dalam 1 bulan terakhir. Keluhan sesak dan batuk tidak ada, riwayat merokok ada, pekerjaan petani, dan sering terpapar obat hama. Pada pemeriksaan endoskopi kaku 700 didapatkan massa menutup laring, batas tidak tegas, dan pada pemeriksaan CT Scan laring didapatkan massa pada laring bilateral. Dari pemeriksaan Patologi Anatomi didapatkan kesimpulan hemangioma kavernosa. Penatalaksanaan pasien ini berupa trakeostomi dengan anestesi lokal, dan bedah laring mikroskopi dengan anestesi umum. Metode: Telaah literatur berbasis bukti mengenai hemangioma kavernosa laring melalui database Cochrane dan Pubmed Medline. Berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan 3 jurnal yang relevan dengan kasus yang dilaporkan. Hasil: Berdasarkan literatur bahwa hemangioma kavernosa laring merupakan kasus jarang, dan lokasi yang sering terjadi di regio supraglotis dan glotis. Gejala tersering yaitu suara serak. Faktor yang mempengaruhi pilihan terapi adalah usia pasien, tipe, ukuran dan lokalisasi tumor. Kesimpulan: Penatalaksanaan hemangioma kavernosa laring berupa trakeostomi dan bedah laring mikroskopik dengan hasil yang baik.

 

Background: Hemangioma is an abnormal proliferation of blood vessels and it can occur in any blood vessel tissue. The presence of laryngeal masses has to be differentiated as an inflammation process or tumor mass such as polyps of the larynx, laryngeal carcinoma, or hemangioma. Purpose: To gain knowledge of laryngeal cavernous hemangioma and its management. Case Report:  Male, 45 years old, complained of persistent hoarseness for about 1 year, and getting much worse since the last month. No complaint of breathing difficulty nor coughing. Had a positive history of smoking, worked as a farmer, often exposed to insecticides. A seventy degree rigid endoscopy examination showed an irregular shaped mass occluding the larynx, indistinct borders, and the CT scan confirmed an isodense mass in larynx bilaterally. The  Pathology Anatomy examination result concluded as cavernous hemangioma. The patient underwent tracheostomy with local anesthesia and microlaryngoscopic surgery under general anesthesia. Method:  An evidence based literature study on laryngeal cavernous hemangioma was performed through Cochrane and Pubmed Medline. Based on inclusion and exclusion criteria, there were 3 journals which were relevant with the case report. Result: Literature study revealed that laryngeal cavernous hemangioma is a rare case. The frequent  location was  in supraglotis and glotis regions. Conclusion: The management of laryngeal cavernous hemangioma consisted of tracheostomy and microlaryngoscopic surgery with good result.


Keywords


hemangioma kavernosa, laring, trakeostomi, bedah laring mikroskopi

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32637/orli.v48i2.207

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


All articles and issues in Journal Oto Rhinolaryngologica Indonesiana have unique DOI number registered in Crossref.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View ORLI Stats