Adenoma pleomorfik kelenjar saliva pada bayi

Muhammad Fadjar Perkasa, Dewi Kurniawati

Abstract


Latar belakang: Adenoma pleomorfik adalah tumor kelenjar saliva yang paling sering ditemukan, yang merupakan suatu tumor jinak campuran yang terdiri dari sel-sel epitel dan diferensiasi mesenkimal. Adenoma
pleomorfik (AP) paling banyak ditemukan pada kelenjar saliva minor yang terdapat pada palatum, kemudian bibir, dasar rongga mulut, lidah, tonsil, faring, daerah retromolar dan rongga hidung. Kasus adenoma pleomorfik pada tonsil sangat jarang ditemukan, insiden AP lebih sering pada wanita dibanding pria dan terjadi pada usia 40-60 tahun, paling banyak pada usia 43-46 tahun.
Tujuan: Melaporkan satu kasus AP pada tonsil seorang bayi yang
berumur 7 bulan yang dilakukan tindakan ekstirpasi tumor trans-oral. Kasus: Seorang bayi perempuan umur 7 bulan, berat 6 kg datang dengan keluhan utama mendengkur. Dari alloanamnesis (ibunya) riwayat mendengkur dialami sejak anak berusia 4 bulan, bunyi napas bertambah keras sejalan dengan bertambahnya umur. Pada usia 6
bulan pasien mulai sesak napas terutama saat minum susu, kadang-kadang disertai regurgitasi saat minum susu, tidak ada riwayat demam, kejang dan influenza sebelumnya. Dari pemeriksaan fisis Telinga Hidung Tenggorok (THT) tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan otoskopi dan rinoskopi anterior. Pada pemeriksaan faringoskopi
ditemukan massa pada pole atas fossa tonsilaris, tonsil T1 di inferior dari massa. Tonsil kiri T1 tenang. Bayi ini didiagnosis tumor tonsil kanan.
Penatalaksanaan: Dilakukan tindakan eksterpasi tumor pada rongga mulut. Hasil pemeriksaan histopatologik jaringan tumor setelah tindakan eksterpasi tumor trans oral adalah adenoma pleomorfik sesuai dengan gambaran makroskopis massa.
Kesimpulan: Suatu kasus tumor kelenjar saliva, yang sangat jarang terjadi pada anak.

Kata kunci : Adenoma pleomorfik, tumor kelenjar saliva, ekstirpasi tumor trans oral.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32637/orli.v43i2.73

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


All articles and issues in Journal Oto Rhinolaryngologica Indonesiana have unique DOI number registered in Crossref.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter View ORLI Stats